PANTURA BISA ... !

Senin, 2015-12-03 06:44:19, Dibaca : 1265
SILOBUR, Sukses Lomba ROAD TO SILOBUR CUP di Kudus 22 November 2015 Feat Mbareng berkicau dengan SILOBUR dimana lomba ini disupport oleh Farm Ebod Jaya Jateng (H. Ifa). Sukses di Kudus menunjukan bahwa kicaumania PANTURA bisa mengikuti lomba burung secara FAIR PLAY, tertib dan transparan. Kehadiran SILOBUR bisa diterima oleh kontestan di wilayah pantura khususnya Kudus Pati Jepara, dimana selama ini gelaran lomba pasti ada isyu-isyu negative terutama permainan antara Juri dan pelomba, bahkan kadang pelomba sampai kisruh disebabkan ketidakpuasan dalam penjurian.
 
Sukses ini dapat terlihat dari tertibnya kontestan yang tembus 800 tiket terjual, dimana dari awal sampai akhir seperti terhipnotis dengan sistem penjurian silobur yang real transparan dan terbuka.
 
Key suksesnya Lomba SILOBUR selama ini tak lepas dari sistem yang memproteksi agar tetap dijalur FAIR PLAY, diantaranya adalah:
 
1. SISTEM VOOTING, Silobur berbasis VOTING JURI, Voting Juri ini akan dirangking sesuai dengan jumlah juri bertugas. Bila ada 6 juri maka rangking I adalah yang mempunyai ajuan 6 juri, rangkin II adalah yang mempunyai 5 ajuan juri dan seterusnya. Dengan sistem ini Juri TIDAK bisa menjuarakan burung tertentu, misal ada ajuan juri 1 saja, maka tentu TIDAK AKAN MEJADI JUARA TERUTAMA JUARA KONCER.
 
2. SYARAT KONCER HARUS FULL AJUAN JURI, dimana untuk Juara terutama Juara KONCER harus FULL AJUAN sesuai dengan jumlah Juri bertugas, apabila  ada 6 Juri maka Juara KOncer wajib ada 6 ajuan  Juri. Juara di Luar koncer akan dihitung sesuai JUMLAH AJUAN JUri juga, misal FULL AJUAN yang tidak dapat koncer akan dihitung dulu bisa Tos atau dimulai No. urut terkecil (Menggunanakan no.urut terkecil untuk efisisensi saja), kemudian ajuan dibawahnya adalah 5 akan dihitung dan di adu dengan jumlah ajuan 5, begitu seterusnya sampai didapatkan kuota jumlah Juara sesuai dengan jumlah gantangan.
 
3. JURI DILARANG KOMUNIKASI, sehingga dengan tidak ada komunikasi antar Juri akan dihasilkan calon-calon juara yang optimal.
 
4. SISTEM BLOK JURI, dimana Juri bertugas di bloknya masing-masing dan bejalan searah JARUM JAM, sehingga dengan sistem ini antar Juri TIDAK AKAN BERTEMU dengan juri lainnya.
 
5. KORLAP dan JURI tidak bisa menjuarakan burung seenaknya karena terproteksi oleh sistem, misal bila Juri dari Jateng ingin menjuarakan burung temennya dimana ajuan Juri hanya ada 1 atau 2 ajuan juri, maka tentu tidak akan bisa juara terutama JUARA KONCER.
 
6. Juri yang bertugas, dengan komposisi juri lokal tidak banyak, dimana dalam event ini Team Juri SILOBUR PUSAT terjun langsung ke Kudus, untuk memotong tali rantai KKN di lomba.
 
 
Sukses lomba SILOBUR di Pantura akan menjadi agenda lomba rutin silobur di masa yang akan datang,  dimana plan 2016 kami akan mengadakan di Pati, Jateng.
 
 
Bagi yang ingin mengerti lebih jauh LOMBA SILOBUR, kami menunggu besok Minggu tanggal 6 Desember 2016 dengan tema ROAD TO SILOBUR CUP di Lapangan SMA Negeri Pecangan, Jl. Raya Pecangaan Jepara, Jateng, Lomba dimulai tepat jam 10:00 dengan dibuka kelas GRATIS yaitu Burung Branjangan dan Anis Kembang (Plonthang). SIlahkan yang belum mendaftar  lomba SILOBUR di Jepara, dapat mendaftar ke: 0823 2236 9999
 

Komentar