STANDARD PENILAIAN LOMBA BURUNG BERKICAU SILOBUR 2016 (1)

Senin, 2016-02-21 22:47:36, Dibaca : 1975

STANDARD PENILAIAN LOMBA SILOBUR 2016

STANDARD PENILAIAN:

Sistem penilaian mengacu kepada standard penilaian burung secara umum yang berdasarkan pada: IRAMA - VARIASI LAGU, VOLUME, DURASI, dan GAYA/FISIK.Prosentase terbesar penilaian adalah pada IRAMA VARIASI LAGU, disusul kemudian oleh VOLUME, DURASI, & GAYA/FISIK menempati urutan terakhir, Gaya/fisik mempunyai prosentase terkecil dan hanya sebagai pembanding terakhir apabila ada nilai yang sama.

 

Penilaian secara garis besar semua burung secara umum:

“Burung kerja di lomba adalah burung yang membawakan Irama lagu yang bagus, mempunyai variasi lagu yang banyak, volumenya keras dalam satu kelas saat dilombakan yaitu volumenya powernya  besar, bersih, kristal, dan tajam; mempunyai gaya atau penampilan saat berlaga serta berdurasi yang stabil kinerjanya dari awal hingga akhir bunyi terus membawakan lagu di atas 80%

 

IRAMA LAGU, adalah suara burung turun naik secara beraturan, panjang pendek serta kemerduan bunyi burung. Penilaian menyangkut alunan suara, nafas burung panjang atau pendek, jenis ngerol atau nge-double serta spasi speed rapatnya dalam membawakan irama lagu.

VARIASI LAGU, adalah jenis variasi burung-burung masternya, semakin banyak variasi lagu semakin bagus. Variasi ini bisa dibawakan burung dalam bentuk cerecetan, tonjolan atau tembakan.

VOLUME, semakin keras suaranya, semakin tinggi nilainya bila dibandingkan dengan burung yang lain dalam satu kelas tersebut. Volume tertinggi adalah volume yang paling keras di lapangan lomba saat itu, kemudian dibandingkan dengan volume burung lainnya, dalam 1 kelas. Penilaian Volume burung berdasarkan pada: besar atau kecil suara burung, bersih atau serak suara burung serta Kristal, tajam dan tembusBurung yang bagus memiliki volume yang besar, bersih, Kristal, dan tajam.

DURASIadalah berapa lama burung membawakan lagunya tanpa banyak berhenti atau ngetem (diem). Semakin sedikit jumlah ngetem/diem nya maka si burung semakin bagus. Burung yang bagus, bila membawakan lagunya dengan variasi yang banyak, Volume yang keras, durasi atau daya tahan dalam membawakan serta fisiknya yang bagus. Burung akan mendapatkan nilai plus bila mempunyai durasi/stamina yang bagus. Burung berdurasi bagus adalah burung yang mempunyai kestabilan kinerja burung dari awal hingga akhir bunyi terus membawakan lagu tidak banyak ngetem dan  kerja burung di atas 80%.

GAYA (DISPLAY/PENAMPILAN), Gaya adalah gerak dan olah tubuh si burung saat berlaga, terutama saat membawakan lagu. Pada setiap jenis burung akan berbeda gaya penampilannya. Gaya ini mempunyai nilai tambah burung membawakan lagu saat berlaga.

FISIK, menyangkut keindahan bulu dan kondisi fisiknya (cacat atau tidak), apabila ada dua burung mempunyai nilai sama dalam hal Irama/lagu, volume, gaya/penampilan dan durasi/stamina misalnya, maka apabila salah satu burung kondisi fisik burung tersebut kurang bagus (bulu atau ada cacat fisiknya), maka yang berhak Juara adalah yang mempunyai kondisi bulu yang bagus dan tidak catat, namun apabila tidak ada pembandingnya maka burung tersebut tetap berhak memperoleh juara.

 

SPESIFIC PENJURIAN

MURAI BATU

Tipe ngerol nembak (tonjolan) lagunya nyambung, disertai variasi lagu yang banyak dan tidak putus-putus, dengan volume yang keras tembus powernya besar, suara kristal dan tajam panjang dengan tembakan-tembakan (bukan ngrayu volume hilang), serta disertai gaya penampilan yang ngeplay dan kinerjanya dari awal, tengah dan akhir harus imbang.

Irama lagu:Ngerol bawa lagunya nyambung, variasi lagunya tidak putus-putus suaranya tajam-tajam panjang dan ada tembakannya.

Durasi :awal, tengah dan akhir harus imbang atau dilihat mana yang lebih dominan

Volume:Kristal, tajem, tembus powernya besar.

Gaya:ngeplay, untuk gaya tambahan: nagen tidak banyak loncat.

Dari 4 kriteria di atas mana yang lebih dominan saat burung di gantang

Poinnya sesuai urutannya: 1. Variasi Irama lagu, 2. Volume 3. Durasi kerja, dan 4. Gaya main.

 

KACER

Penilaian kacer berdasarkan Variasi Irama lagu, Volume, Durasi dan Gaya. Kacer tipe kacer ngerol nembakdisertai denganvariasi lagu yang banyak dengan intonasi dan speed rapat, Volume yang keras tembus powernya besar, suara kristal dan tajam panjang, Durasi kinerjanya dari awal, tengah dan akhir di atas 80% serta Gaya yang bagus akan menjadi prioritas.  

  • Kacer duduk yang tidak mempunyai irama lagu akan kalah volume dengan burung yang agresif tapi mempunyai Irama Lagu, Volume, dan Durasi Kerja.
  • Gaya dalam kacer adalah penilaian setelah Variasi Irama, Volume dan Durasi, bukan Gaya dulu baru lainnya.
  • Kacer yang gayanya bagus, tetapi ketika didengar dari bawah gantangan, volumenya nggak keluar, seperti tanpa tenaga, maka akan tersisih oleh kacer yang lainnya.
  • Kacer mbagong tidak layak diajkan bak juara koncer maupun non koncer.
  • Kacer mbagong sebelum lomba dimulai atau saat juri belum masuk di lapangan masih diperbolehkan.
  • Kacer mbagong setelah bendera pengajuan (vote) atau penilaian sudah selesai tidak masalah atau diperbolehkan.

 

LOVE BIRD

Pakem tetap pada Variasi-Irama Lagu, Volume, Durasi Kerja, & Gaya/Fisik. Untuk mendapatkan nilai Love bird yang bagus adalah yang mempunyai tarikan panjang disertai dengan Vaiasi-irama lagunya dan durasi dari awal sampai akhir bukan yang ngetem, juga bukan gacor suara crecet pendek. Frekuensi Variais-irama, volume, gaya durasi kerja dari awal sampai akhir menjadi pertimbangan untuk mendapatklan nilai koncer.

  • Penilaian Love Bird dibagi menjadi 3 bagian: PENDEK, SEDANG dan PANJANGPendek:  01 - 05 detik, Sedang:  06 – 15 detik, Panjang : 16 detik ke atas
  • Untuk lovebird yang bunyi paruhnya menggigit jeruji sangkar, dan kakinya masih di tangkringan, masih berhak untuk diajukan ke favorite calon koncer.
  • Untuk lovebird yang bunyi menggigit jeruji sangkar kakinya di sangkar (ngering), masih berhak untuk diajukan ke juara non koncer.

 

CUCAK HIJAU

Cucak Hijau dengan Variasi irama lagu yang ngeroll disetai tonjolan dan tembakan yang tajam keras dengan speed rapat divariasikan dengan berbagai isian banyak yang selaras dengan irama lagu, Volume yang keras tembus powernya besar, suara kristal dan tajam panjang dengan tembakan-tembakan, serta Durasi kinerjanya di awal, tengah dan akhir di atas 80% akan menjadi prioritas penilaian.

 

KENARI

Berdasarkan irama, lagu, volume, dan durasi kestabilan saat berkicau lebih dari 80% dari total waktu yang disediakan. Aspek irama mencakup beberapa hal, misalnya cengkok dasar, panjang dan pendeknya lagu, suara alunan (intonasi naik / turun) yang dibawakan kenari saat bernyanyi. Ada yang seperti suara gemericik air, suara bergema, dan sebagainya. Selain itu, volume juga perlu didengar dengan seksama, terutama tebal dan tipis, keras dan nyaring, serta suara besar (ngebass) dan suara kecil (treble).

Adapun aspek lagu meliputi variasi lagu yang dibawakan kenari. Tentu saja variasi lagu pada kenari standar berbeda dari kenari isian. Ketika dilombakan bersama, yang penting lagu dapat dibawakan dengan bagus dan enak didengar di telinga. Aspek bagus ini meliputi ada dan tidaknya cengkokan, intonasi naik turun lagu yang dinyanyikan, dan durasinya sangat panjang.

Suara panjang itu pun harus memperhatikan apakah ada suara angkatan (suara depan), suara tengah, dan suara belakang. Volumenya harus tebal, kencang, keras, nyaring, agar terdengar di telinga juri saat menilainya.

Komentar